Prof. Iskandar _Founder Ruhiologi _CEO SIR Samudra Inspirasi Ruhiologi

Kita adalah generasi yang paling panik kalau HP menunjukkan ‘No Service’. Kita pusing dan rela keliling cari singnal demi Wi-Fi kencang, tapi sering membiarkan ‘kabel’ ruhani kita putus berhari-hari. Kita merasa sudah “terkoneksi” dengan dunia, padahal ruh kita sedang mengalami isolasi mandiri yang akut.

Banyak orang mencari ketenangan melalui self-healing yang mahal liburan ke sana kemari, staycation, hingga belanja barang mewah. Tapi anehnya, setelah pulang, lelahnya masih sama. Kenapa? Karena yang lelah bukan jasadnya, tapi Ruh-nya. Kita mencoba mengobati haus ruhani dengan air laut (materi); semakin diminum, semakin haus. Kita ingin “naik” secara status sosial, tapi lupa cara “naik” secara frekuensi spiritual.

Isra’ Mikraj adalah jawaban bahwa manusia punya jalur bypass untuk keluar dari jeratan drama duniawi. Dalam perspektif Ruhiologi, Salat adalah ‘Teknologi Mikraj’ yang diberikan Tuhan agar kita bisa log-out sebentar dari kegaduhan dunia dan log-in ke frekuensi Malakut.

Isra’ (Perjalanan Horizontal): Selesaikan urusan bumimu dengan profesional.

Mikraj (Perjalanan Vertikal): Selesaikan urusan batinmu dengan sujud. Jika Nabi menembus langit untuk menjemput salat, maka kita cukup menghampiri sajadah untuk menembus batas-batas stres dan kecemasan kita.

Allah SWT berfirman mengenai kekuasaan-Nya membawa hamba-Nya menembus batas ruang:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا… “Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa…” (QS. Al-Isra: 1)

Secara ruhiologi, kata “Subhan” (Maha Suci) mengisyaratkan bahwa peristiwa ini hanya bisa diakses oleh mereka yang mau menyucikan kesadarannya dari kotoran materi.

Hari ini kita memperingati Isra’ Mikraj, sebelum kamu sibuk mengecek notification di layar HP, coba cek notification dari hatimu.

Apakah ruhmu sudah “Mikraj” hari ini?

Atau salatmu baru sebatas gerakan “senam” tanpa koneksi?

Yuk, jadikan salat subuh, zuhur, asar, magrib dan isya + Sunatnya Taubat, Tahajud, Hajat & Witirnya nanti bukan sebagai beban jadwal, tapi sebagai jadwal ‘healing’ gratis langsung ke Arasy. Selamat menjemput frekuensi langit di bumi yang konkret.
#Ruhiologi #CatatanPagiRuhiologi #IsraMikraj2026 #SpiritualitasModern #SainsRuhani #KoneksiArasy
#SelfHealingBukanHealing #SolusiStres #MentalHealthMuslim #AntiFOMO #BukanSekadarSalat #HealingGratis #LogikaLangit